Coffee shopping adventures.

My Journey during travel and pass by many lovely locals shops was overwhelming. Here’s a couple of snapshots of my journey through Coffees.

Sebagai penggemar kopi, adalah kewajiban bagi saya untuk mengunjungi tempat minum kopi lokal sepanjang perjalanan saya.

Berikut sedikit ‘snapshot’ kunjungan saya di berbagai tempat kopi lokal.

Coffee shop in Woodside, South Australia.

Marion Shopping Centre, Adelaide, South Australia.

Portland, Oregon, USA.

Cheesecake Shop, Marion, Adelaide.

Medan, North Sumatera, Indonesia.

Batam, Riau Island, Indonesia.

Advertisements

Berfoto bersama Kanguru di Gorge Life Park, Adelaide Hills.

Siapkan petualangan bernuansa alam sambil menikmati keragaman satwa di Adelaide Hills. Nikmati kebersamaan bersama keluarga serta merasakan atmosfir sesungguhnya akan kekayaan satwa di South Australia.

South Australia memiliki keunikan tersendiri, khususnya mengenai wisata alamnya. Bila anda ingin menikmati keindahan alam khas Austraia, saya rasa South Australia merupakan salah satu wilayah yang sangat direkomendasikan. Bagi penggemar hiking, camping, memancing hingga wisata alam bersama keluarga, tersedia disini.

Bagi anda yang ingin mengetahui suasana alam serta satwa khas yang umumnya ada di Australia atau bahkan di bagian benua lainnya, anda bisa datang mengunjungi kawasan Gorge Life Park di Adelaide, South Australia. Memang tempat ini tidak sebesar Adelaide Zoo atau Monarto Zoo yang lokasinya berada di South Australia. Tetapi, di Gorge Life Park (disingkat GLP) ini anda bisa merasakan suasana alam yang khas serta satwa-satwa yang umumnya tidak anda jumpai di kedua tempat tersebut.

Berlokasi di kawasan Adelaide Hills, tepatnya di Cuddle Creek area, anda bisa berkendara melewati kota-kota kecil di Adelaide Hills seperti Balhanah, Oakbank, Woodside, Lobethal, dsb. Berkendara bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 1 jam dari pusat kota. Sepanjang perjalanan menuju tempat ini, anda akan disuguhi pemandangan alam yang fantastis khas Australia Selatan.

 

Street Adventures of Portland, Oregon, USA.

Petualanganku kali ini membawaku kepada sebuah kota yang nyaman dan dingin di kawasan Utara Amerika Serikat. Portland merupakan salah satu kota yang dijadikan percontohan untuk sistem transportasinya oleh pemerintah Amerika Serikat.

A pictures of My journey in Portland, USA was beyond imagination. It was sexy, romantic and sensible moments I’ve ever had.

(Pictures taken by iPhone 3).

Portland Trail Blazer’s Home Stadium.

 

 

 

 

 

 

Wisata Alam Memetik Buah di Adelaide Hills, South Australia.

Bagi sebagian orang, Adelaide Hills merupakan tempat yang lazim dikenal dengan wisata alamnya. Bagaimana tidak, disini terdapat hampir seluruh jenis perkebunan yang menjadi sumber devisa pemerintah setempat.

Para petani lokal memanfaatkan areal tanah yang subur dan luas di Adelaide Hills, untuk dijadikan sumber mata pencaharian. Sebut saja mulai dari buah-buahan seperti strawberry, blueberry, cherry, apple, plum hingga anggur terdapat di areal ini.

20171209_121615227501831.jpg

Adelaide Hills area sendiri mencakup kota-kota kecil seperti Lenswood, Crafers, Mylor, Lobethal, Woodside, Stirling, Mount Lofty, Mclaren Vale, Clarendon, atau Hahndorf , dan masih banyak lagi. Keunikan area Hills ini terletak pada ciri khas yang dimiliki kota-kota kecil yang terdapat di wilayah tersebut.

Uniknya, kita dapat menikmati keindahan area ini, sekaligus mencoba pengalaman unik bagaimana rasanya memetik produk alam di area ini. Pada Bulan-bulan tertentu, para petani lokal membuka lahannya bagi umum, tentunya untuk memberikan kesempatan bagi para masyarakat umum, khususnya bagi para penduduk yang tinggal di pusat kota, untuk menikmati pengalaman memetik buah serta mencoba produk ini langsung dari sumbernya.

Petik Sendiri Buah Cherry

Pada Bulan November hingga Januari, biasanya menjadi musim panen bagi petani Cherry dan Blueberry. Di Lenswood, anda dapat mengunjungi beberapa kebun Cherry yang terbuka untuk umum, Disini anda dapat memetik sendiri buah Cherry langsung dari pohonnya, dan dapat memakan langsung ditempat sepuas anda.

20171209_114340821422982.jpg

Untuk admission fee, para pengunjung biasanya dikenakan biaya 5 AUD sampai 10 AUD per individu, dan free entry bagi anak dibawah 12 tahun. Panitia menyediakan ember kosong yang dilapisi plastik, dan hasil petikan nanti akan ditimbang. Biaya yang dikenakan per kilo untuk buah Cherry berkisar 7 AUD per kilo nya, cukup murah bila dibandingkan membeli di Supermarket yang membandrol harga yang cukup tinggi.

Adapun beberapa tempat/kebun Cherry di Adelaide Hills yang dapat anda kunjungi adalah sebagai berikut:

  • Cherries at Verdun. Dibuka untuk umum dari Desember hingga Januari, open 9 am to 5 pm. Terletak di Beaumont Rd., arah selatan dari Hahndorf. Buka setiap hari. Kontak info: (08) 8388 7048 atau kunjungi facebook page mereka.
  • Marble Hill Cherries – beralamat di 25 Marble Hill Rd, Ashton. anda bisa memetik sendiri buah cherry yang anda sukai sambil menikmati beberapa pilihan Ice Cream, selai dan cuka pilihan yang terbuat dari buah Cherry. Setiap akhir pekan anda dapat menikmati Barbeque. Open from 9am to 6 pm, setiap hari Rabu hingga Minggu, dan tutup pada “Boxing Day”. Kontak (08) 8390 0327, atau kunjungi Website.
  • Cherry Time Orchard. Terletak di 1917 Lobethal St., Lobethal. Buka dari 10 Pagi hingga 6 sore. Kontak (08) 8389 6902 atau kunjungi Facebook page mereka.
  • BP Organic Cherry Farm – Beralamat di 437 Mawson Rd, Lenswood, anda bisa memetik organic white, asa dan cherry merah, atau membeli produk per kotak atau per bag produk yang sudah dipetik. Buka dari 9am to 5pm, setiap hari, termasuk Christmas Day. Kontak (08) 8389 8222 atau kunjungi Facebook Page.
  • Fleurieu Cherries – Terletak di 159 Pages Flat Rd, Pages Flat, Buka dari 9am – 6pm, setiap hari. Kontak (08) 8556 1314 atau kunjungiWebsite atau Facebook mereka.
  • Harrisville Orchards – beralamat di 72 Harris Rd, Lenswood. Biasanya disini musim Cherry dimulai pada akhir November. Pada bulan Mei, anda bisa memetik Apel “Pink Lady” . Buka pada Bulan Desember dan awal Januari dari jam 9am sampai 5.30pm. Kontak 0407 427 747 atau kunjungi website atau Facebook page.
  • Plummers Border Valley Orchards – Terletak di 32 Plummers Rd, Forest Range. Open from December to mid-January from 9am – 5pm, 7 days a week. Kontak 0407 716 929 or visit the Website.

 

Tips Memulai Kehidupan di Adelaide, South Australia

Bagi para pelajar, turis atau pendatang yang baru pertamakali berada di luar negeri, biasanya memiliki berbagai macam kendala; dari mulai perubahan cuaca, makanan serta hal yang paling signifikan tentunya adalah perubahan budaya serta pola hidup yang berbeda dengan negara asal.

Khusus bagi para pendatang yang berasal dari Indonesia, yang ingin, atau akan tinggal dalam waktu yang lama di Adelaide, South Australia, ada baiknya bila kita menggali informasi sebanyak mungkin tentang pola kehidupan disana sebelum tiba ditempat tujuan, untuk lebih mengenal situasi dan kondisi kota ini.

Adelaide, merupakan ibu kota dari propinsi South Australia. Salah satu kota dengan multikultur yang beragam dan wilayah South Australia kaya akan sumber daya alam. South Australia dikenal dengan produksi Daging, buah-buahan dan sayuran yang berlimpah.

Di wilayah ini pun kerap dikenal dengan produksi minuman anggur dengan kualitas tinggi. Produksi ‘wine’ (minuman anggur, red) di South Australia merupakan salah satu yang terbesar selain Prancis tentunya. Lahan perkebunan terbentang luas hingga ribuan kilometer; mulai dari strawberry, lychee, plum, apple hingga capsicum dan tomatoes. Tidak heran bila di wilayah ini banyak tersedia lahan pekerjaan di daerah perkebunan dan peternakan.

Tiba di Airport

Adelaide International Airport merupakan salah satu gerbang utama bagi para pendatang dari dalam dan luar negeri ke Australia. Disinilah lalu lintas transportasi udara di wilayah South Australia berpusat. Jadi, bila anda hendak berkunjung ke Australia, anda akan tiba disini sebagai titik pertama kedatangan.

Hal pertamakali ketika tiba Adelaide Airport, anda akan melalui beberapa proses imigrasi yang umum. Sebaiknya persiapkan dokumen serta paspor anda sebelum dipanggil melalui loket imigirasi. Biasanya nama serta data keluarga anda sudah ada dalam database mereka, sehingga tidak banyak pertanyaan yang diajukan ketika itu. Pertanyaan yang diajukan oleh petugas Imigrasi biasanya berkisar seputar tujuan kita dan durasi kita tinggal di Adelaide.

Jangan lupa, bila anda bepergian dari luar negeri, selalu melaporkan barang bawaan anda kepada pihak Imigrasi. South Australia memiliki regulasi khsusus bagi produk daging, sayuran dan buah-buahan, dimana para pendatang tidak bisa membawa daging atau sayuran serta buah-buahan ke wilayah ini, dengan tujuan untuk melindungi produk lokal dari hama atau virus.

Ada beberapa produk makanan yang bisa dibawa ke wilayah ini, seperti biskuit, kue kering, atau keripik. Dan usahakan terdapat informasi bahan makanan pada produk itu.

Anda diwajibkan mengisi formulir kedatangan ketika anda akan tiba di Adelaide, dan biasanya ada beberapa pertanyaan seputar barang yang anda bawa. Bila anda membawa produk yang disebutkan dalam formulir deklarasi, tetapi tidak melaporkannya, maka anda bisa terkena denda minimum AUD 250. Form deklarasi biasanya bisa didapatkan di Airport, atau di pesawat ketika anda akan tiba di tempat tujuan.

Transportasi Umum

Seperti kota lainnya, Adelaide menyediakan berbagai fasilitas umum yang mudah terjangkau bagi masyarakatnya. Anda bisa menggunakan sarana transportasi Taxi menuju tempat tujuan ketika tiba pertama kali di Airport.

Bis umum yang tersedia di kota Adelaide umumnya bisa mencapai seluruh daerah di kota ini. Hanya, tiket bis hanya berlaku 2 jam saja. Harga tiket pun berbeda bagi umum dan pelajar (student). Harga tiket bis bagi umum adalah 4.75 AUD dan 2.50 bagi pelajar dan Manula (Senior).

Bagi pengguna fasilitas kereta dalam kota, fasilitas ini terbagi ke dalam dua kategori; yang menghubungkan area dalam kota (biasa disebut trem), dan yang menghubungkan antar kota (train).

Untuk mempermudah, sebaiknya anda membeli tiket bis dan metro dalam satu kartu, yang biasa disebut “Metrocard”. Jadi, sistem kartu ini hampir mirip dengan kartu isi ulang di Indonesia, sehingga bisa lebih menghemat biaya perjalanan anda.

Untuk info mengenai harga tiket serta rute perjalanan di Adelaide, bisa diikuti dalam link ini: Adelaide Metro Centre

Biaya Sewa Rumah dan Kamar.

Bagi para pendatang yang baru tiba di Adelaide, umumnya mereka bisa menyewa kamar, unit (semacam apartemen kecil), atau bahkan rumah. Besarnya harga yang ditetapkan biasanya bervariasi, tergantung dari lokasi atau fasilitas yang disediakan.

Umumnya harga yang ditetapkan untuk sewa kamar berkisar antara AUD 150 sampai AUD 180 setiap minggu, dan fasilitas yang disediakan termasuk biaya internet, air, listrik serta gas. Sedangkan harga yang ditetapkan untuk sewa Rumah atau Apartement (Unit), berkisar AUD 280 hingga AUD 400 setiap minggu. Namun, biaya sewa rumah ini biasanya belum termasuk biaya listrik, air, dan gas. Jadi, bila anda ingin menyewa rumah, biasanya anda harus memasang sendiri semua sarana pendukungnya.

Biaya air, listrik dan gas biasanya dikenakan setiap 3 bulan, sedangkan biaya internet dan telepon dikenakan setiap bulan.

Mengemudi Kendaraan Pribadi

Ini merupakan salah satu hal yang paling penting dan krusial dalam melakukan segala aktifitas di Adelaide, South Australia. Karena tidak seluruh jaringan transportasi umum di Adelaide bisa menjangkau hampir setiap sudut bagian wilayah, maka memiliki kendaraan pribadi terutama kendaraan roda empat, dirasakan sangat penting.

Namun jangan khawatir, para pelajar internasional dapat mengemudi kendaraan pribadi dengan mengguanakan SIM (Surat Izin Mengemudi) yang dibuat di Indonesia; dengam catatan pengemudi harus menterjemahkan SIM Indonesia kedalam Bahasa Inggris).

Untuk mengetahui lebih detail mengenai proses mengemudi di Australia atau di Luar negeri, anda bisa mengklik link ini https://iroquistore.com/2017/06/16/berkendara-di-negeri-orang/

Fasilitas Umum

Adelaide menyediakan fasilitas umum yang memadai. Dari mulai sarana piknik dan barbeque, tempat bermain anak hingga fasilitas trem gratis dalam kota. Jadi anda tidak perlu khawatir akan fasilitas umum disana, dan anda dapat menikmati fasilitas umum disana sepuasnya.

20180407_181123695933026.jpg
Fasilitas umum yang disediakan pemerintah South Australia tergolong lengkap dan semua umumnya disediakan secara gratis untuk umum.

ASIAN GROCERIES

Bagi para pendatang dari Indonesia, baik turis maupun pelajar yang baru datang mengunjungi Adelaide, tentunya masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitar, khususnya beradaptasi dengan jenis makanan yang biasa kita konsumsi. Meskipun kita ingin mencoba makanan lokal sekitar, namun sepertinya kita masih perlu waktu untuk mengkonsumsi makanan lokal sebagai hidangan sehari-hari.

Bagi anda yang ingin mengkonsumsi masakan khas Asia atau Indonesia khsusunya, anda dapat menemui membeli jenis makanan atau bahan masakan khas Asia atau bahkan Indonesia di Adelaide. Berikut beberapa daftar toko atau supermarket di Adelaide yang khusus menjual bahan makanan Asia atau Indonesia:

  1. Toko “Bakulan”. Merupakan toko khusus yang menjual bahan makanan atau masakan Indonesia. Berbagai jenis masakan Indonesia dapat anda temui di toko “Bakulan” setiap hari Sabtu. Alamat: 594 Goodwood Rd, Daw Park SA 5041.
  2. Henley Beach Asian Grocery. Berlokasi di wilayah barat Adelaide, toko ini terbilang lengkap menyediakan bahan makanan Asia. Alamat: 162 Henley Beach Rd, Torrensville SA 5031
  3. Thuan Phat Grocery. Merupakan salah satu toko Asia yang berada di pusat kota Adelaide. Berlokasi di Chinatown Market of Adelaide, toko ini memiliki akses mudah untuk dijangkau. Alamat: 87 Grote St, Adelaide SA 5000

Gemerlapnya “Lobethal Christmas Light Festival” di Lobethal South Australia.

Perayaan Natal atau “Christmas Day”, merupakan salah satu momen paling penting yang sangat ditunggu kehadirannya di seluruh dunia. Tak lepas dari suasana keagamaan yang muncul, perayaan Natal sekaligus merupakan kesempatan bagi seluruh umat kristiani di seluruh dunia, khususnya untuk berbagi waktu dengan keluarga.

Berbagai kegiatan dilakukan dalam menyambut datangnya perayaan Natal. Salah satu kegiatan unik yang ada misalnya terdapat di Lobethal, sebuah kota kecil di kawasan South Australia. Di kawasan ini, terdapat kegiatan unik menjelang penyambutan Hari Natal dan Tahun Baru yang dilakukan setiap tahunnya. Kegiatan ini dinamakan “Christmas Lobethal Lights”, sebuah event penyambutan hari Natal dan Tahun Baru.

Bila dilihat dari namanya, “Christmas Lobethal Light” (disingkat CLF, red), memang identik dengan lampu hias natal. Lampu hias yang dipasang disetiap rumah warga atau bahkan sarana umum di kota Lobethal, South Australia. Alhasil, perpaduan indah dari setiap kombinasi lampu hias menghasilkan nuansa gemerlap yang unik dan meriah. Hal ini awalnya merupakan sebuah perwujudan rasa terimakasih warga kota Lobethal atas segala berkat yang diberikan oleh Tuhan sepanjang tahun. Berlangsung sejak tahun 1950-an, kegiatan ini telah berjalan dari generasi ke generasi. selang memasuki era modern, atas ide warga setempat, mereka sepakat untuk menghiasi rumah mereka dengan berbagai hiasan dan atribut natal; sebut saja mulai dari boneka sinterklas, kereta rusa, hingga layar proyektor yang disorot ke dindig tembok rumah warga sehingga menghasilkan pemandangan yang indah.

Kegiatan ini pun menjadi salah satu faktor pendorong kegiatan ekonomi di kota kecil ini. Setiap kegaitan ini berlangsug, hampir setiap malamnya kota ini dikunjungi oleh para wisatawan lokal maupun mancanegara. Tak heran, bila pada musim berlangsungnya festival ini, banyak warga yang ikut pula berjualan serta produsen-produsen lokal yang memasarkan produknya. Tidak lupa, pada minggu kedua bulan Desember, biasanya diadakan acara pawai yang berhubungan dengan suasana Natal. Acara pembukaan pun berlangsung meriah, diisi oleh kegiatan musikal dan drama singkat tentang kelahiran Nabi Isa (Yesus Kristus), serta diakhiri oleh pesta kembang api pada malam harinya pukul 9 malam. Pihak pemerintah lokal pun memberikan sebuah bentuk apresiasi atas kegiatan ini.

“Local counsil” pun akhirnya setuju untuk mengadakan sayembara bagi rumah dengan hiasa lampu natal terbaik. Hadiah yang diberikan berupa pembayara listrik gratis selama 3 bulan penuh, ditambah uang cash serta hadiah lainnya. Kegiatan ini diadakan setiap tahunnya menjelang Natal pada tgl 2 Desemeber hingga akhir tahun. Jadi, bagi anda yang ingin menikmati festival ini, jangan lewatkan kehadirannya pada bulan Desember.

Kesejukan Alam “Lavender Garden” di Lyndoch Hill, South Australia.

Bagi penggemar hobi outdoor, atau sekedar penikmat alam sejuk nan asri, South Australia memiliki beberapa alternatif pilihan tempat untuk itu. Bila anda berkunjung ke South Australia, sempatkan diri anda singgah di kawasan perbukitan yang biasa disebut “Adelaide Hills”.

Adelaide Hills, merupakan sebuah kawasan perbukitan di daerah South Australia, dimana kawasan ini terdiri dari beberapa kota dan hunian yang terletak di tengah hutan dan perbukitan.

Kawasan ini dikenal dengan produksi perkebunan sayuran sertah buah-buahan, termasuk juga produksi minuman anggur yang banyak diekspor ke berbagai penjuru dunia.

Diantara beberapa kota di kawasan ini, ada beberapa tempat yang dikenal memiliki spot wisata dan budaya yang menjadi daya tarik tersendiri. Dan kali ini saya berkesempatan mengunjungi salah satu kota kecil di Kawasan lain Adelaide Hills, yang bernama kawasan “Barossa Valley”.

Barossa, Kawasan Penghasil Anggur Terbesar.

Kawasan Barossa dikenal sebagai daerah penghasil anggur terbesar di Australia. Kawasan ini menawarkan pemandangan indah dan menakjubkan serta sejarah industri anggur yang telah berjalan selama ratusan tahun, dari generasi ke generasi. Di daerah ini akan banyak anda jumpai beberapa bangunan klasik dan kuno yang terbuat dari batu, yang telah berdiri sejak ratusan tahun yang lalu.

Di kawasan Barossa Valley terdapat beberapa kota kecil yang juga pada umumnya merupakan kawasan penghasil anggur terbesar di Australia. Kota itu adalah Gawler, Williamstown, Seppeltsfield, Nuriootpa, Tanunda, Angaston, Springton dan Lyndoch.

Kali ini saya berkesempatan mengunjungi kota Lyndoch, sebuah kota kecil nan asri di kawasan perbukitan Australia Selatan.

Lyndoch

Merupakan salah satu kota tertua di South Australia. Kota ini pada awalnya digagas oleh para petualang dari Eropa pada tahun 1837. Digambarkan oleh beberapa media sebagai “Lembah Surga”, kawasan ini diselimuti oleh area perbukitan yang luar biasa menakjubkan.

Berpenduduk 1244 jiwa, kawasan ini banyak dipengaruhi oleh budaya dari kaum Lutheranian, yang merupakan salah satu bagian dari kepercayaan Kristen Eropa Jerman. Kaum Lutheranian berimigrasi ke daerah ini, dan mendirikian perkebunan anggur sebagai sumber kehidupan mereka. Pada tahun 1800-an, kehidupan kota ini bertumpu kepada aliran sungai Para-River sebagai sumber mata airnya.

Sebagai salah satu atraksi dan wisata lokal, yang paling banyak dikenal adalah wisata balon udara dan helikopter, dimana anda bisa menikmati pemandangan indah di area ini dengan mengendarai Balon udara serta helikopter. Cukup dengan membayar 40 AUD per orang, anda bisa mengendarai helikopter dan menikmati pemandangan indah khas Barossa dari udara.

Lavender Garden

Terletak di bagian utara kota Lyndoch, Barossa Valley. Sesuai namanya, area ini sarat dipenuhi oleh tanaman Lavender. Kawasan ini cocok sebagai tempat untuk berjalan sore, menikmati pemandangan atau sekedar menikmati sajian makanan ringan yang disediakan oleh pengelola kawasan ini.

20170902_145400

 

Areal ini boleh dibilang cukup luas, sehingga anda bisa berjalan-jalan ditengah kawasan perkebunan Lavender ini, sambil menikmati pemandangan yang indah dan asri khas pegunungan Australia.

 

Selain itu, ditempat ini anda bisa membeli cinderamata berupa produk-produk yang dibuat dengan berbahan dasar Lavender; mulai dari sabun, shampo, aroma therapy hingga pengharum ruangan. Jadi, ada baiknya anda siapkan sedikit uang saku untuk membeli produk cinderamata yang hanya dijual di kawasan ini.

 

Tempat yang wajib dikunjungi bagi anda penggemar outdoor serta tanaman lavender, sekaligus melepas kepenatan bersama keluarga.

Batam Island Culinary.

Kota Batam, merupakan salah satu kota kecil yang sibuk akan kegiatan perniagaan di Kepulauan Riau. Hanya butuh waktu 30 menit untuk menyeberang ke Singapura, tidak heran bila kawasan ini menjadi salah satu target wisata para pelancong, baik itu lokal maupun mancanegara.

Kali ini, saya pikir merupakan sebuah harus membuat artikel khusus untuk menceritakan pengalaman saya menyantap berbagai hidangan khas Kota Batam, Kepulauan Riau.

Bagaimana tidak, setiap perjalanan saya ke Batam seringkali meninggalkan kesan sangat mendalam. Selain suasana kota kecil yang khas akan nuansa Melayu dan China kuno, di kota ini juga terdapat berbagai tempat yang merupakan kawasan perniagaan modern.

Menyantap hidangan khas lokal adalah sebuah keharusan bagi saya setiap kali datang ke kota ini.

Mie ‘Pansit’.

Merupakan sebuah keharusan bagi anda yang datang ke kota ini, untuk mencoba salah satu menu lokal andalan; Mie Pansit.

Kami menyebutnya demikian, karena penuajiannya yang kental dengan aroma dan cita rasa ‘Kanton’ atau oriental.

Mie dibuat khusus dengan olahan telur dan tepung yang diproses tradisional khas cina kuno, dengan ditaburi ayam suir yang dibumbui ala peking, serta dipadukan dengan kuah ayam serta baso ikan yang lezat nan gurih.

Rasa mie yang ‘plain’, dikombinasikan dengam minyak ikan serta ayam suir, menampilkan cita rasa aroma yang lezat antara perpaduan, asin, manis serta sedikit sensasi gurih.

Luti Gendang

Merupakan salah satu jajanan khas lokal Kota Batam, dan hanya ada di kota ini. Kata ‘Luti’ sendiri berasal dari pengucapan ‘Roti’ oleh suku kantonese disana. Gendang’ sendiri merupakan sebuah tempat dari salah satu kepulauan Riau.


Bentuknya hampir mirip dejgan risoles, dengan campuran tepung dan terigu, roti 8ni digireng dengan campuran isi yang bervariasi diantaranya ayam, sapi dan ikan tuna.

Dengan cita rasa manis, gurih serta sedikit pedas, makanan ini cocok disantap sambil menikmati minuman teh hangat.

Lontong Sayur Padang, Bengkong.

Adalah salah satu menu sarapan favorit saya setiap pagi di Batam. Dengan resep kuah padang yang sedikit manis serta pedas, dipadukan remasan keripik balado, telur rebus, serta sayur nangka, membuat cita rasa lontong sayur ini begitu pas.

Sebagai pendamping, lontong bisa anda santap dengan bakwan goreng yang disediakan.

Dengan harga Rp.7.500,- per porsi, dijamin bisa membuat sarapan anda tahan hingga siang hari. Mantap!

Sate Padang “Surya”,Tanjung Piayu.

Ada yang sedikit membuat istimewa tentang sate ini. Pak Surya (Nama pemilik sate ini, red.), menyediakan 2 macam jenis bumbu pilihan untuk satenya; Bumbu Kacang dan Bumbu Padang

Selain itu, yang saya rasakan dari sate olahan Pak Surya ini adalah aroma bumbu dagingnya yang khas; tidak asin dan renyah dagingnya.

Berlokasi di Tanjung Piayu, Harga yang ditawarkan cukup murah; hanya 10.00p IDR saja, sesuai dengan motto usaha Pak Surya: “Rasa Bos Harga Kos”.

Nah, bagi rekan-rekan yang berkunjung ke Batam, bisa mencoba untuk mengunjungi makanan yang saya sebutkan diatas. Dan, bagi sahabat ‘iroquistore’ yang ingin menambahkan lokasi lain, kami tunggu informasinya.

Selamat berpetualang kuliner di Batam!