All posts by Barry.Luqman

Multicultural Activist. Music, Arts, Dance, Foods and Traveler enthusiast. Have a deep interest in Information and Technolgy, Archeology and religious issues.

Area Pemakaman Khusus Muslim di Adelaide, South Australia.

Adelaide, South Australia.

Saat ini Islamic Society SA (ISSA) sedang membangun pemakaman khusus muslim di Smiethfield Memorial Park (55 Smith Road, Evanston South, SA 5116) bagian utara Adelaide. ISSA menawarkan pemesanan di awal dengan harga $5,400 (ditambah GST) per plot untuk dewasa, dan $1,162.50 (ditambah GST) per plot untuk bayi dan anak-anak.
Kenapa harus sekarang? Karena ada kemungkinan harga akan naik di tahun selanjutnya setelah pembangunan rampung.


Berikut ini informasi umum terkait pemakaman:

  • Masa kepemilikan 50 tahun, ditambah 25 tahun waktu tenggang.
  • Transferable.
  • Bisa dicicil selama 4 tahun.
  • Harga sudah termasuk penggalian dan penutupan makam, pemasangan papan hebel, dan pemeliharaan.
    InshaAllah semua proses pemakaman dilakukan menurut syariat Islam.

Informasi lebih lanjut silakan hubungi:
Ifah Latifah
M: 0475428261
E: ifahL@islamicsocietysa.org.au

How To Install Linux from USB Stick.

If you install Linux on a USB drive, you will be able to use it on any computer that can boot from USB drive. Use a fast USB drive, and preferably one that can operate on USB 3 (These can also operate as USB 2 if necessary.)

There are two levels of installation onto USB drives:

(1) Linux Live

(2) Installed.

If you are going to use this frequently and for extended periods then go to level (2) Installed. That way you will be able to use all the space on the drive for applications and data. Linux Live is mostly for short term activities, such as testing out hardware compatibility before a full install and then installing for real.

You have to start with level 1.

  1. Download the distribution’s ISO image.

2. “Burn” the ISO image to the USB stick. A 4 GB stick is fine. Use unetbootin or something similar that makes the USB device bootable. This is your Live USB stick.

3. Boot the Linux Live USB stick. If you only have one USB 3 port, put this in a USB 2 port.

4. Leave the Live USB inserted. Insert the target USB device into another USB port, preferably a USB 3 port if you have one.

5. Use a disk management utility or command line commands to see what the devices id’s are for all the attached disks. command-line utilities include:

  • df
  • lsusb
  • sudo lshw | less

Your hard drive might be /dev/sda, the boot drive /dev/sdb, and the target for the installation /dev/sdc. Write down whatever is your reality..

6. Use the Live install’s application to install Linux onto the installation target USB. The partitions on it will be /dev/sdx1, /dev/sdx2, where x matches your situation.

DO NOT INSTALL ONTO THE LIVE BOOT USB DRIVE.

DO NOT INSTALL IT ONTO THE COMPUTER’S INTERNAL DRIVE.

Decide if you want or need a swap partition on the USB device. If you will be using the stick on computers with inadequate memory, then definitely allocate 4 or 8 GB on the stick for a swap partition as part of the installation process.

If installing onto a 128GB stick, I would partition it as follows:

/dev/sdx1 30 GB FAT32 for /sneakernet

/dev/sdx2 60GB EXT4 for /

/dev/sdx3 30 GB EXT2 for /home

/dev/sdx4 8 GB SWAP

That way Windows machines could also read files I create or copy to /sneakernet.

You may have the option of formatting the installation partition as EXT2, EXT3 or EXT4. Be aware that EXT4 is safer, but slower and will wear out the flash memory sooner. Almost the same for EXT3. EXT2 is faster and has less worn, but not as safe, especially in case of crashes, removal without unmounting, incomplete shutdown, and power outages. If you use EXT2, it is recommended that you use fsck at least weekly or after anything bad happens. My SDCard USB adapter’s plug is a bit loose, so I use EXT4.

Keep the Live stick around as well, especially if you use EXT2 for the installation.

“Indonesian Student Association at University of Washington” Event 2022

Repost from Indonesians Students Associationat University of Washington (ISAUW) | It’s been three years too long since the last Keraton Festival.

On MAY 7, we welcome you back to the biggest Indonesian Festival on the West Coast with a SPECIAL PERFORMANCE BY dhruv!

Dive in to this year’s Keraton as we will explore the theme of Classic Indonesian films and music delivered by our amazing performers🥳

On top of that, there will be delicious authentic Indonesian foods served from unique vendors from around Seattle🤤 and tons of mini-games to play🕹

📍: RAINIER VISTA | University of Washington, Seattle Campus
🕒 : Saturday, May 7 | 4 – 9 PM
💲 : FREE ADMISSION!!

We can’t wait to see y’all there! @isauwhuskies

Peraturan terbaru kunjungan ke Australia.

Saat ini merupakan waktu yang tepat bagi anda yang ingin berkunjung ke Australia. Perubahan peraturan pemerintah Australia terkait penanganan Covid-19 di dalam negeri, berdampak juga kepada bidang keimigrasian negara tersebut.

Mulai hari ini, 18 April 2022, para turis atau warga luar Australia yang ingin mengunjungi Australia tidak perlu menunjukkan bukti test covid negative untuk keluar dan masuk Australia. Pemerintah Australia hanya memerlukan bukti vaksin (2 doses of vaccines), dan menggunakan masker saat kedatangan dan selama perjalanan di pesawat.

Perlu diperhatikan dan diikuti juga peraturan dari maskapai penerbangan dan negara transit yang digunakan dalam melakukan perjalanan.

Informasi lebih detail: Klik link ini

So, bagi rekan-rekan yang sudah lama ingin berkunjung ke Australia, inilah saat yang tepat untuk datang den mengunjungi sanak saudara di Negeri Kanguru.

Kilburn House Explosion Fundraising.

‼️ URGENT SUPPORT NEEDED ‼️

(Adelaide, SA). Explosion in Kilburn Home leaves family of 11 without home and in need of support with young mother critically burned in coma in hospital!

FULL STORY:
The families of Roahullah Agha and Sadiq Agha experienced an unfortunate and devastating tragedy in the early hours of Sunday morning. An accident believed to have been caused by a gas explosion in the kitchen of the family home has destroyed the family home and left all members severely traumatised.
The occupants comprised of an elderly mother, the mentioned sons, an adult daughter, 2 daughter in laws and 6 grandchildren, aged between 1 and 6.
The fire has left a 23yr old mother of four of the children with severe burns to her entire body. She is currently in a coma in ICU at the Royal Adelaide Hospital. Her husband, four children and remaining family members were thankfully able to escape the fire Alhamdulillah.
The entire home has been destroyed. All of the families belongings are burnt. They left with literally the clothes on their backs and very few items in their hands. They are currently moving from home to home and will be provided temporary accommodation shortly.
We are doing our best to assist the family and help to ease their trauma in this difficult time.
A GoFundMe page has been set up for this family to help them to eventually rebuild their lives.
We kindly request anyone willing to provide financial assistance, to please donate generously. The family is very humble and do not want anybody to trouble themselves, just asking for du’aa (prayer) but I’m sure we can all imagine how much will be needed to rebuild and support the young family and children in this extremely difficult time inshaAllah.

May AllahSWT multiply and reward your generosity.

Please remember the family in your du’aa during this blessed month of Ramadan, especially for the young mother in ICU.

Praying for health, healing and peace for this family. ❤️

This story was collected and written in correspondence with the Agha family by Sister Zarpana – May Allah reward her.

GoFundMe.com/help-agha-family

Pelaksanaan Proyek Lansia “Menua Sejahtera” Bagi WNI di South Australia.

Pemerintah Australia Selatan menyediakan berbagai akses dan fasilitas bagi para warganya, dimana fasilitas-fasilitas ini bisa sangat membantu bagi beberapa pihak yang memang sangat membutuhkan. Diantara berbagai fasilitas yang disediakan, masih ada beberapa yang belum bisa diakses atau bahkan diketahui oleh umum.

Salah satu diantaranya adalah fasilitas penyediaan dana pensiun dan warga lanjut usia (lansia) dari pemerintah Australia Selatan yang bisa dimanfaatkan oleh para warga .. Padahal, fasilitas ini bisa sangat membantu para manula yang tinggal di Australia Selatan, seperti misalnya pemberian dana pensiun, age care, retirement house, funeral, dsb.

Berlatar belakang hal itu, maka para ketua dari Komunitas Indonesia di Australia Selatan berkumpul dan berdiskusi untuk membahas hal ini, serta membentuk kepanitiaan atau komite untuk membantu secara sukarela dalam menyebarkan informasi ini. Nantinya, diharapkan dengan adanya informasi yang jelas tentang fasilitas dana pensiun dari pemerintah Australia Selatan, para Warga Indonesia yang menetap atau berencana untuk menghabiskan masa tuanya di Australia, khususnya Australia Selatan, dapat menggunakan fasilitas ini secara cuma-cuma.

Acara diskusi diadakan pada hari Minggu, tanggal 10 April 2022 di kediaman Bapak Suharto di Adelaide. Sambil diselingi acara berbuka puasa, adapun acara diskusi berkaitan dengan pembahasan materi project diantaranya penjelasan tentang latar belakang project, relevansi, strategi serta langkah lanjut yang akan dilakukan dalam konteks komunitas Indonesia di Adelaide.

Dari hasil rapat, para anggota yang hadir setuju untuk menunjuk Bapak Suharto sebagai koordinator yang akan khusus menangani hal ini, dibantu oleh Bapak Ferry Chandra. Selain itu, perwakilan komunitas Indonesia setuju untuk mengirimkan 4 orang perwakilan dari setiap komunitas untuk mengikuti pelatihan yang diadakan oleh pemerintah Australia Selatan.

Bagi para warga Indonesia di Adelaide yang berkeinginan untuk berpartisipasi dan berkontribusi dalam kegiatan ini, dapat menghubungi para ketua Komunitas, atau silahkan menghubungi kami melalui email: iroquistore@gmail.com

Para ketua komunitas Indonesia serta pelaku kesehatan di South Australia.

Peluang Mendapatkan Pekerjaan di Australia – Bagian 1

Diantara para Warga Negara Indonesia yang berada di Indonesia, tentunya ada yang berkeinginan untuk bisa bekerja di Luar Negeri. Salah satu tujuan negara yang paling banyak diminati untuk dijadian tujuan bekerja adalah Australia. Australia menarik untuk dikunjungi selain kawasan wisata yang menarik, juga lokasi negara yang tidak terlalu jauh.

Ada beberapa persyaratan atau cara yang bisa dilakukan untuk bisa datang dan bekerja di Australia. Salah satunya melalui Sponsored Skill Visa dan Working Holiday Visa. Pemerintah Australia sangat mendukung program visa ini mengingat begitu besarnya kebutuhan tenaga kerja dibeberapa sektor industri, khususnya setelah melalui masa pandemic dua tahun kemarin, Australia kekurangan tenaga kerja.

Untuk skill visa, setiap negara bagian Australia memiliki kriteria khusus untuk setiap sektor industri yang membutuhkan, tapi yang paling umum adalah pengalaman kerja minimal 2 tahun dibidang yang sama, dan bukti sertifikat pendidikan keterampilan terkait. Dan jangan lupa, setiap kebutuhan pekerjaan akan berbeda quotanya setiap tahun, jadi ada harus rajin meng-cross check website resmi pemerintah Australia.

Berikut adalah daftar dari pekerjaan yang dibutuhkan di Australia, khususnya di negara bagian New South Wales, South Australia, Victoria, Western Australia, dan Northern Territory.

Apakah pekerjaan yang anda minati ada didalam daftar?

Penting – Track record perjalanan anda terkait outbreak Covid-19 terbaru di Adelaide, South Australia.

Terkait munculnya kasus baru Covid-19 di Adelaide, Saa pda hari Minggu, 15 November 2020, Prosedur karantina dan swab test telah dirilis oleh salah satu perusahaan produk daging terbesar di South Australia, Thomas Foods International. Hal ini dilakukan agar wabah tidak menyebar dengan cepat.

Government of South Australia segera melakukan tracing mengenai pola perjalanan virus ini dari awal agar tidak menyebar luas.

Bagi anda yang mengunjungi lokasi di Adelaide, SA, pada waktu tertentu yang tertera pada gambar dibawah ini, diharapkan sedini mungkin untuk melakukan rapid test dan melakukan lapor diri kepada pihak terkait.

Layanan Perpanjangan Paspor Indonesia di South Australia. (Agustus 2020).

Kabar terbaru bagi para WNI yang berada di South Australia serta ingin memperpanjang dokumen Passport di South Australia.

Perhimpunan Pelajar Indonesia cabang South Australia (PPIA SA) akan mengadakan Warung Konsuler

Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan pada
Hari : Sabtu
Tanggal : 29 Agustus 2020
Tempat : akan diinformasikan kemudian
Waktu : akan diinformasikan kemudian

Adapun Jenis Layanan yang dapat difasilitasi berupa :
✓ Lapor diri secara online
✓ Pembuatan Akta Kelahiran, Pernikahan dan kematian
✓ Legalisasi Dokumen
✓ Pembuatan Terjemahan SIM Indonesia
✓ Pengajuan Dokumen EXIT PERMIT
✓Passport RI habis masa berlaku
✓ Pembuatan Passport RI untuk anak
✓ Pembuatan Passport RI karena rusak
✓ Pembuatan Passport RI karena hilang
✓ Pembuatan Affidavit

Untuk permohonan pelayanan dapat diisi di:
https://bit.ly/2WXGski

Batas terakhir pengisian sampai tanggal 20 Agustus 2020.

Jika ada pertanyaan dapat menghubungi PPIA SA melalui:
email :
ppia.southaustralia@gmail.com dengan subjek ‘Pelayanan Konsuler’

CP (SMS atau WhatsApp):
Fitdha Khairadini (Fida): +61410494151 atau wa.me/61410494151
Ira Sulfina (Ira): +61451887517 atau wa.me/+61451887517

Terima kasih
Salam Hangat,

PPIA South Australia