Pentingnya Proses ‘Lapor Diri ulang’ bagi para WNI di Luar Negeri.

Mulai bulan Januari 2019, pihak Kemenlu bekerjasama dengan seluruh jajaran KJRI diseluruh dunia sedang mensosialisasikan proses identifikasi para WNI diluar negeri melalui program yang dinamakan ‘Lapor Diri’. Salah satu pentingnya proses ini adalah diperbolehkannya para WNI yang berada di Luar Negeri untuk melakukan perpanjangan paspor di tempat mereka berdomisili di Luar Negeri setelah melakukan proses ini.

Melalui informasi yang disampaikan oleh Ibu Wita Purnamasari, sebagai Consul for Protocol and Consular Affairs Conulate General RI, pada pertemuan dengan para perwakilan komunitas di Adelaide, South Australia, mengatakan bahwa dalam rangka pemutakhiran database para WNI yang berada di luar negeri, serta utuk memudahkan proses pengurusan Dokumen WNI di luar negeri, maka Kemenlu menghimbau agar mereka (Para WNI) yang tinggal di luar negeri, untuk segera melaporkan diri melalui portal resmi kemenlu.

Nantinya, Pemerintah RI akan memberlakukan salah satu syarat, yaitu ‘Lapor Diri’ untuk memperpanjang dokumen Paspor di luar negeri.

Secara garis besar, proses ini dapat dilakukan cukup mudah. Dengan mengunjungi situs http://www.peduliwni.kemlu.go.id. Disana akan dijelaskan secara rinci tahapan proses pelaporan dan pada akhirnya akan diverifikasi oleh KJRI sebagai ADMIN situs KEMENLU. Bila kemudian anda sudah mendapatkan VERIFIKASI email dari KJRI, maka dipastikan nama anda sudah terdaftar.

Untuk melakukan proses ini hanya membutuhkan NIK atau Nomor Induk Kependudukan yang terdapat pada KTP. BAgi para WNI yang belum memiliki NIK, masih bisa melakukan registrasi, namun akan dalam proses ‘PENDING’ dan belum mendapat validasi dari KJRI. TETAPI, nama mereka sudah ada dan tersimpan di website/portal.

Berita baik lainnya, untuk menjawab permasalahan NIK, nantinya seluruh perwakilan konsuler di Luar Negeri akan diberikan kewenangan untuk menerbitkan NIT atau Nomer Induk Tunggal. NIT merupakan nomer induk kependudukan bagi para WNI di luar negeri. Bila kebijakan ini sudah diberlakukan, maka nantinya informasi akan dimuat di setiap portal resmi KJRI & KEMENLU. Para WNI bisa mendaftar untuk mendapatkan NIT dengan datang langsung ke KJRI atau di acara Warung Konsuler.

Menurut Ibu Wita, saat ini dari 42 ribu WNI di wilayah kerja KJRI Sydney, baru 1700 orang yang sudah mendaftar. Diharapkan jumlah ini akan meningkat pada masa yang akan datang. Menurut beliau, selain itu, salah satu kebijakan lain yang diusulkan, lapor diri akan diwajibkan bagi para WNI yang ingin melakukan Pelayanan Konsuler oleh KJRI.

berikut video tutorial untuk melakukan proses daftar diri secara online.

Pada acara Warung Konsuler Imigrasi, nanti para WNI akan diwajibkan melakukan Lapor Diri pada meja pendaftaran yang telah disediakan oleh pihak KJRI, Sambil menunggu pengambilan foto untuk perpanjangan dokumen paspor, pihak konsuler akan membantu para WNI untuk mendaftarkan diri secara online.

BAGI PARA WNI YANG BELUM MENDAFTARKAN DIRI DIATAS atau PER TANGGAL 1 JANUARI 2019, ATAU PADA PORTAL RESMI KEMENLU (PORTAL PEDULI), DIWAJIBKAN UNTUK MELAKUKAN DAFTAR DIRI ULANG.

Bagi para DIASPORA, KEMENLU juga mengeluarkan Kartu Kependudukan Luar Negeri yang bernama KMILN, sayangnya hal ini merupakan hal yang berbeda. KMILN ini hanya berlaku bagi para DIASPORA, tidak berlaku untuk proses daftar diri. jadi, Parameter tunggal yang digunakan untuk melakukan Daftar Diri bagi para WNI di luar negeri adalah NIK.

Nantinya, KEMENLU, KEMENDAGRI dan KPU akan memiliki satu basis data seluruh WNI yang berada di luar negeri, untuk memudahkan dokumentasi serta pelayanan kependudukan di luar negeri.

(BLJ)

Proses Visa UK dari Australia

Menjelang libur tahunan kali ini, saya beruntung mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi negeri Eropa dan United Kingdom sekaligus menemani sang istri untuk berbicara disebuah konferensiu internasional. Untuk melancarkan seluruh rangkaian perjalanan, tentunya diperlukan persyaratan berupa travel dokumen yang lengkap.

Sebagai informasi, jenis visa untuk mengunjungi UK adalah berbeda dengan jenis visa untuk mengunjungi negara Eropa. Bila Visa negara UK biasa disebut dengan “UK VIsa”, maka visa untuk negara Eropa biasa disebut dengan “Schengen Visa”.

IMG_0803

Proses pengurusan visa pun sangat bergantung kepada dimana domisili anda tinggal. Bila anda tinggal di Indonesia, tentunya proses pengurusan visa apapun umumnya akan berbeda dengan anda yang tinggal di luar Indonesia.

Berhubung saya kebetulan berdomisili di Australia, maka saya akan sedikit berbagi informasi mengenai proses pengurusa UK visa dari Australia bagi WNI disana.

Tahap pertama, yang kita lakukan adalah mendafarkan diri secara online melalui situs resmi imigrasi United Kingdom. Disana, anda diwajibkan untuk mengisi berbagai informasi terkait data pribadi, riwayat perjalanan, data keuangan pribadi, status izin tinggal di Australia, hingga tujuan anda mengunjungi United Kingdom.

Setelah itu, dalam tahap ini, anda apada akhirnya akan sampai kepada opsi halaman yang berisi pilihan jadwal interview dan penyerahan dokumen secara langsung. Jangan lupa untuk menyimpan serta mencetak bukti proses aplikasi online anda, karena receipt ini nanti akan diminta ketika anda daang untuk interview.

Khusus di Australia, biasanya kedutaan United Kingdom memiliki perwakilan disetiap kota. Untuk di Adelaide, kantor perwakilan kedutaan United Kingdom berada di 70 Franklin St, Adelaide City, SA.

Setelah anda menentukan jadwal penyerahan dokumen, anda disarankan melengkapi semua dokumen yang dibutuhkan dalam bentuk print-out. Ketika kami sampai di UK Immigration Office, saya diwajibkan memberikan bukti receipt aplikasi online saya. Setelah itu saya diberi nomer antrian dan dipersilahkan masuk dan duduk menunggu nomor antrian disebut.

Ketika nomor anda dipanggil, anda akan direferensikan untuk menuju ke meja nomor tertentu. Disana, anda akan ditanya sedikit mengenai tujuan anda mengunjungi UK. Selanjutnya anda akan melakukan pengambilan foto.

Dokumen yang telah dicetak akan diminta, termasuk passport asli anda. Kemudian anda akan menerima tanda terima penyerahan dokumen dari pihak imigrasi. Sebagai informasi, dokumen-dokumen ini nantinya akan dikirimkan ke kedutaan UK diluar Adelaide. Untuk Australia, kedutaan UK atau Inggris berada di Sydney.

Seluruh dokumen beserta passport anda nanti akan dikirim langsung ke rumah anda oleh pihak Imigrasi. Sebaiknya dalam opsi pengiriman ini, anda memilih pick up service di kantor post terdekat. Hal ini dilakukan mengingat dokumen yang dikirim adalah sangat penting.

Proses biasanya berlangsung sekitar 1 sampai 2 minggu. Ada baiknya bila anda melakukan proses aplikasi ke United Kingdom, disarankan melakukannya minimal 3 minggu sebelum keberangakatan anda.

Thai Food Fair 2019 Adelaide, SA.

Bagi anda yang tinggal di Adelaide dan salah satu penggemar masakan Asia Tenggara, khususnya Thailand, bersiaplah untuk memanjakan lidah anda dengan berbagai macam kajian kuliner khas negeri Siam tersebut.

Adalah Asosiasi Thailand di South Australia yang tergabung dalam “Thai Food Fair & Association Inc.” yang menjadi inisiator festival tahunan bertajuk “Thai Food Fair 2019”. Kali ini,  acara bertempat di Civic Park, North East Rd, Modbury 5092, Adelaide, South Australia.

menurut Theen Pharantree; Presiden dari Asosiasi tersebut menyatakan, Sesuai temanya, festival ini akan menampilkan berbagai masakan khas Thailand yang didukung oleh sekitar 35 produsen masakan Thailand di South Australia. Selain itu, ada sajian acara lain yang akan ditampilkan pada festival tersebut seperti “Kids game & activities”, “Traditional Thai Silk Fashion Show”, DJ Live Music dan berbagai jenis hiburan lainnya. Acara akan berlangsung para tanggal 30 November 2019 mulai pukul 09.00 AM hingga 09.00 PM.

Siapkan waktu anda dengan kerabat dan keluarga untuk merasakan sensasi suasana serta masakan khas Thailand di Adelaide, South Australia.