IELTS Test Dengan Sistem Komputerisasi

Bahasa Inggris merupakan salah satu persyaratan penting yang harus dipenuhi bagi para calon pekerja, Mahasiswa atau bahkan calon permanent resident yang akan datang atau menetap di luar negeri. Ujian ini diterapkan agar nantinya para calong pendatang dipastikan bisa berkomuniksasi dengan baik dalam bahasa Inggris. Namun demikian, standar nilai yang diterapkan untuk ujian Bahasa Inggris ini bervariasi, tergantung dari jenis visa, lingkup studi atau pekerjaan yang diminati. Selain itu, tidak banyak informasi mengenai detail pelaksanaan Ujian Bahasa Inggris ini, terlebih sekarang ini Ujian sudah dilakukan dengan sistem komputerisasi atau biasa disebut paperless based test.

Masih banyak orang di Indonesia yang sedikit bertanya-tanya, ketika ditanya mengenai ujian Bahasa Inggris untuk keperluan studi luar negeri, baik itu proses pendaftaran maupun tata cara pelaksanaannya. Beruntung saya memiliki pengalaman beberapa kali melakukan ujian Bahasa Inggris berbasis IELTS, dan akan penulis share beberapa point penting mengenai hal ini.

IELTS test, seperti kita ketahui, pada umumnya terbagi kepada dua kategori; General & Academic test. Keduanya terbagi kepada empat jenis ujian atau test: Listening, Reading, Writing & Speaking test. Test ini merupakan sebuah ujian standar bahasa inggris yang diselenggarakan oleh sebuah lembaga bahasa inggris resmi yang berada di UK, bernama British Council. Di Indonesia atau negara lainnya, lembaga pendidikan yang menyelenggarakan IELTS Test ini adalah IDPhttps://www.idp.com/australia/?gclid=CjwKCAiA9K3gBRA4EiwACEhFe1IsJG1CApdUMDTk6fV66yejm0eZ1-23gr4QZxJ_D465fIftQaf18xoCVl8QAvD_BwE&gclsrc=aw.ds

Ujian ini ditujukan untuk menilai kemampuan berbahasa inggris para kandidat, baik itu calon karyawan, pelajar maupun mahasiswa. Hasil ujian ini akan dikategorikan dalam bentuk angka; dari 3 sampai 9. Semakin tinggi nilai yang diperoleh, maka kemampuan bahasa inggris individu boleh dibilang semakin baik.

Ujian Bahasa Inggris pada umumnya banyak dilakukan oleh para calon mahasiswa atau pelajar yang akan melakukan studi di luar negeri. Meskipun demikian, ujian bahasa ini sering juga dilakukan oleh para kandidat pekerja atau tujuan lainnya. Sedikit informasi, ujian bahasa inggris ini terbagi kedalam dua nama atau merk, dan kedua jenis ujian (TOEFL & IELTS), dikategorikan berdasarkan lokasi wilayah yang akan dituju. Bagi anda yang berminat untuk datang menetap atau studi ke wilayah Amerika Serikat & Canada, pada umumnya kedua wilayah ini menggunakan sistem ujian bahasa inggris berstandar TOEFL. Sedangkan bagi anda yang akan datang bekerja atau belajar di wilayah Eropa dan Australia, pada umumnya mereka menggunakan sistem penilaian bahasa inggris berstandar IELTS.

General Test ditujukan bagi para pengguna bahasa inggris umum untuk keperluan standar, sedangkan Academic Test ditujukan bagi para calon pelajar atau mahasiswa yang akan kuliah atau sekolah tinggi. Sebetulnya kedua jenis ujian ini pada dasarnya menggunakan pertanyaan yang sama, yang berbeda adalah ketika anda melakukan ujian reading dan writing pada test IELTS ini. Untuk ujian Academic, jenis pertanyaannya cenderung lebih tertuju kepada hal-hal yang berbau ilmiah. 

Tentunya saya anggap para pembaca sudah banyak mengetahui informasi mengenai detail informasi tentang masing-masing test yang diajukan pada ujian ini. Bila dulu kita melakukan ujian dengan menggunakan kertas dan pena, Sekarang ini pada umumnya ujian IELTS di luar negeri sudah menggunakan sistem ujian berbasis komputer alias tidak lagi menggunakan kertas dan pena.

Baru-baru ini penulis mengalami pengalaman unik mengenai ujian IELTS berbasis komputer. Pada awalnya saya sedikit ragu dan khawatir akan tata cara melakukan ujian ini dengan komputer. Maklum, biasanya kita sudah terbiasa melakukan kegiatan ini in old fashioned way alias cara lama (pakai kertas & pensil).

Click & Type method.

Pada dasarnya, metode komputerisasi pada IELTS Test sekarang ini terhitung mudah, terutama bagi anda yang sudah terbiasa mengoperasikan komputer. Kita tinggal mengikuti instruksi yang diberikan pengawas ketika ujian akan dimulai. Halaman per halaman bisa dilakukan dengan mengklik mouse, sesuai instruksi pengawas ujian. 

Seperti biasa, ujian dimulai ketika semua peserta sudah melewati tahap verifikasi identifikasi sesuai prosedur, dan semua peserta sudah duduk berada dalam ruangan ujian dan siap didepan komputer yang telah ditentukan. Ujian dimulai berdasarkan urutan jenis ujian; dimulai dari listening, reading, writing dan speaking test.

Pada sesi ‘listening test’, kita memulai ujian dengan mengklik tanda ‘start’ pada layar komputer, dan kita akan mendengar sejumlah percakapan yang berisi jawaban yang harus diisi pada kolom pertanyaan pada ‘listening test’. Caranya cukup mengetik atau mengklik pilihan jawaban dari listening test. Hal yang sama pun berlaku untuk jenis test lainnya seperti Reading, dan Writing. 

Pada saat kita melakukan sesi ‘Writing test’, perbedaan mendasar hanyalah terletak pada penggunaan media komputer untuk menulis. Kalau pada sistem paper based, kita menggunakan pensil dan kertas untuk menulis ide kita dari soal yang diberikan, maka pada sistem computer based, kita menggunakan keyboard untuk mengetik ide kita.

Semoga tips dan informasi ini bermanfaat bagi para teman-teman yang akan melakukan ujian Bahasa Inggris IELTS, tetap semangat dan sukses selalu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s