Group musik legendaris asal Inggris, “Queen” benar-benar membuktikan bahwa mereka adalah icon musik legenda sepanjang masa. Meskipun usia personil group band ini sudah tidak muda lagi, mereka masih sanggup eksis dengan melakukan Tour di beberapa kota Australia dan New Zealand baru-baru ini.

Sangat beruntung saya memiliki kesempatan untuk bisa menyaksikan penampilan salah satu group musik favorit. Terlebih, setelah kematian sang vokalis, Freddie Mercury, otomatis hingar bingar group ini terkesan mati di dunia hiburan sejak lama.

Kini mereka kembali melakukan tour dan konser di beberapa negara. Salah satu kota yang dijadikan tempat diadakannya konser mereka adalah Adelaide, South Australia pada tanggal 27 & 28 Februari 2018.

Kali ini mereka tidak sendirian. Setelah kematian sang vokalis utama Freddie Mercury, otomatis mereka kehilangan punggawa sekaligus salah satu icon group band legendaris tersebut. Setelah sekian lama tampil dengan beberapa vokalis additional seperti George Michael, Elton John, dan Paul George, akhirnya mereka memilih Adam Lambert untuk tampil mengisi posisi vokal dalam konser kali ini.

Bertajuk “Queen & Adam Lambert Concert”, konser kali ini menyuguhkan unsur teatrikal yang sangat energik dan spektakular. Dengan Kisaran harga tiket mulai dari 100 AUD (1 juta rupiah), hingga 1000 AUD (10 Juta rupiah), tiket terjual habis jauh hari sebelum konser dimulai.


20180228_193639

Berlokasi di Adelaide Entertainment Centre, sejak pukul 5 sore, pintu sudah mulai dibuka dan terlihat para penggemar yang umumnya berasal dari generasi ‘jadul’, bercampur denga beberapa penggemar dari kawula muda. Antusiasme penonton terlihat tinggi begitu memasuk lobby utama, area tersebut langsung padat, padahal waktu konser masih terbilang cukup lama untuk dimulai.

Adelaide Entertainment Centre ini sanggup menampung kapasitas penonton sampai 5000 orang, dan semua kursi diberi nomer tempat duduk untuk memudahkan pengaturan penonton yang hadir. Ketika mulai memasuki arena konser, kebetulan saya bersama teman-teman mendapat posisi tempat duduk persis di sebelah panggung timur, sehingga kami dapat melihat langsung Brian May yang kebetulan berada diposisi ini.

Dalam sekejap, arena utama konser sudah penuh oleh para penggemar. Tidak lama, konser dibuka dengan gelegar sound system yang dahsyat. Ketika lampu padam, tampak layar menutupi panggung, dan seiring suara gemuruh laksana guntur menggema, layar tersebut perlahan naik keatas disambut applause penonton.

Dibuka dengan lagu “Hammer to Fall’, dan diiringi beberapa urutan lagu hits mereka seperti “Fat Bottom Lady”, “Bohemian Rhapsody” dan “Love of My Life”, sukses memuaskan dahaga para penggemar yang telah lama menantikan kehadiran mereka untuk tampil lagi secara langsung.

Sayatan gitar Brian May yang telah berusia 70 tahun, tidak memperlihatkan kekurangan sama sekali, meski usianya tidak muda lagi. Saat melakukan solo gitar, terdengar petikan gitarnya sangat berisi dan berenergi. Pada posisi drum, Robert Taylor tampil cemerlang dengan stamina yang luar biasa hebat untuk usianya yang tergolong sudah sepuh dan tidak pernah kehilangan tempo sedetik pun. Petikan Bass John Deacon pun tidak berkurang, sound dan energinya hampir sama seperti kita dengar dalam rekaman kaset.


Ditengah acara, ditampilkan video Freddie Mercury bernyanyi solo di layar panggung, disambung dengan melodi gitar Brian May, membuat emosi penonton sedikit tersentuh melihat Freddie tampil lagi ditengah panggung dan disambut tepuk tangan penonton.

Ditutup dengan lagu “We Will Rock You” dan “We Are The Champion”, menutup sekaligus menandai suksesnya rangkaian konser mereka di tahun 2018 ini di Australia. Terimakasih Queen dan Adam Lambert yang telah memenuhi kerinduan kami para penggemar.

Semoga kita akan bertemu di konser berikutnya dengan komposisi personil yang masih lengkap tentunya.

God Save The Queen.

Advertisements