AIASA Gala Dinner & Wayang Performance in Adelaide.

Saturday, 21st of July 2018.

Adelaide, South Australia.

(Description: http://www.eventbrite.com.au)

Immerse yourself in a wonderful Indonesian wayang kulit* experience with maestro dhalang Ki Joko Susilo accompanied by Adelaide’s Gamelan Sekar Laras. Entice your taste buds with authentic food from the Spice Islands.

Joko is an eighth-generation dhalang, hailing from Sragen in Central Java. He learnt from his father and gave his first all-night performance at the age of ten. Later he studied at the Indonesian Arts Academy in Surakarta and joined the staff of the puppetry department there. He received his PhD in ethnomusicology in 2000 from the University of Otago, New Zealand, where he now teaches and performs.

Gamelan Sekar Laras is Adelaide’s oldest gamelan group based at the stunning Flinders University Pendopo. This is their seventh performance with Ki Joko Susilo.

Ticket price includes a three-course Indonesian meal, a one-hour wayang performance plus a free drink on arrival and a brief tour of the Art Gallery’s special Balinese Exhibition with curator James Bennett.

Part proceeds from ticket sales and the auction of beautiful Indonesian art go to support Indofest, Adelaide’s much-loved festival of all things Indonesian.

So come prepared to bid for some great auction items on the night!

*Wayang kulit is a traditional puppet play led by the dhalang, or puppet master and storyteller, and found in the culture of Java, Bali and Lombok, Indonesia.

Here are The linked Videos:

Program:

6:00 – 6:30 Tour of Balinese Exhibition, opening ceremony and an introductory speech from James Bennett, Curator of Asian Art

6:30 – 7:00 Indonesian appetizer accompanied by the Gamelan orchestra

7:00 – 8:30 Main course during Wayang Kulit performance

8:30 – 9:00 Indonesian dessert

9:00 – 10:00 Auction winners announced

Booking Enquiries: indofestfood@gmail.com

DATE AND TIME

Sat, July 21, 2018

6:00 PM – 10:00 PM ACST

LOCATION

Alare Cafe

Flinders University

Adelaide, South Australia.

Pernyataan sikap Tolak Radikalisme dari Adelaide.

Peristiwa teror memilukan yang baru saja terjadi di Kota Surabaya pada bulan mei 2018, membuat seluruh warga Indonesia diberbagai tempat terhenyak. Selain menimbulkan korban jiwa yang tidak sedikit, para pelaku kali ini sungguh diluar dugaan dan batas kemanusiaan; mereka melibatkan anak-anak usia dibawah umur dan melibatkan anggota keluarga lainnya.

Hal ini menimbulkan berbagai sikap dan pernyataan keras akan penolakan teror dan radikalisme. Sikap ini muncul dari berbagai elemen masyarakat di Indonesia, termasuk dari beberapa WNI yang berada di Luar Negeri.

Para elemen WNI yang terdiri dari berbagai komunitas Indonesia di Adelaide, kali ini tergabung dan bersatu dalam sebuah deklarasi dan pernyataan sikap atas terjadinya peristiwa memilukan ini.

Diprakarsai oleh salah sebuah organisasi Indonesia di Adelaide yang bernama “Indonesia Diaspora Network” chapter South Australia (IDN SA), yang diketuai oleh Ibu Rini Budiyanti, bersama salah satu organisasi Kemanusiaan Indonesia di Adelaide; IndoPeduli, merangkul berbagai elemen lain dari berbagai latar belakang Suku dan Agama, untuk bersama-sama mengadakan do’a bersama serta melakukan pernyataan sikap atas kejadian teror yang mengenaskan itu.

20180515_173458796741258.jpg

Acara pernyataan sikap dilakukan pada tanggl 15 Mei 2018, bertempat di Victoria Square, Adelaide, South Australia. Udara yang dingin tidak menyurutkan niat para WNI yang berkumpul untuk menyuarakan sikap mereka serta melakukan kegiatan ini.

Dimulai dari sambutan yang dilakukan oleh Ibu Tji Goodheart, serta pernyataan sikap yang dibacakan oleh Ibu Elvia Shauki, serta dilanjutkan dengan Do’a bersama. Tidak ketinggalan beberapa lagu Nasional yang dipimpin oleh Ms. Olivia dengan iringan gitar Adam Nur, diikuti dan dinyanyikan oleh seluruh individu yang hadir pada malam itu.

20180515_181359403803046.jpg

Suasana khidmat dan haru sungguh terasa, sehingga rasa semangat untuk terus bersatu dan harmonis, semakin kuat. Kegiatan ini berjalan dengan sukses dan lancar, meskipun hanya direncanakan dalam waktu yang sangat singkat. Hal ini menunjukkan bahwa kebersamaan WNI di Adelaide sangat erat dan siap mensupport seluruh kegiatan positif di Adelaide, South Australia dan Indonesia tentunya.