Merupakan sebuah organisasi non-profit yang dibentuk oleh para penggiat budaya dan seni Indonesia yang umumnya tinggal di Goldcoast, Brisbane dan Byron Bay pada umumnya.

Gagasan dibentuknya komunitas ini berawal dari lahirnya sebuah ide akan perlunya mempertahankan dan memperkenalkan Budaya tanah air di Australia khususnya di wilayah bagian Queensland, maka dibentuklah ‘Kusuma Indonesia Community Australia’ (KICA).

Munculnya KICA secara tidak langsung telah menambah munculnya satu lagi Komunitas penggiat budaya tanah air di Australia, sehingga lebih memperkaya khasanah budaya tanah air di Australia khsusnya di wilayah Queensland.

IMG-20180310-WA0011

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan KICA pada umumnya berkisar pada kegiatan kebudayaan Indonesia, seperti tarian nusantara, musik daerah Indonesia serta pagelaran alat musik tradisional Indonesia. Selain itu, mereka pun kerap melakukan pagelaran kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan budaya nusantara atau bahkan berhubungan dengan kegiatan ‘Government to Government’, seperti misalnya: Acara perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Perayaan Hari Kartini, Warung Konsuler hingga bekerjasama dengan Community Garden of Queensland untuk mengadakan event ‘Berkebun Padat Karya’ serta bekerjasama mengadakan kegiatan lain dengan komunitas-komunitas yang sudah ada.

IMG-20180310-WA0001

IMG-20180310-WA0000

Perlu digarisbawahi bahwa organisasi ini merupakan ‘Non for profit Organisation’ – dimana seluruh pengurus & membernya mengerjakan semua kegiatan ini secara suka-rela. Jikalau pun ada dana yang masuk dari kegiatan menari atau workshop – semuanya langsung dialokasikan ke ‘Petty cash’ (Kas Kecil) KICA, yang nantinya disalurkan untuk membantu menjalankan semua kegiatan-kegiatan tersebut.
Selain kegiatan yang mereka adakan tadi, mereka juga sudah menerima beberapa tawaran untuk berpartisipasi di beberapa Festival International mulai awal tahun 2018 sampai Bulan Oktober, diantaranya:

* 21 April – Pelayanan Konsuler dan Perayaan Kartini, Kegiatan Silahturahmi dengan Pejabat Konjen RI yang baru.
* 12 May – Community Garden – Berkebun Padat Karya.
* October – Indonesian Multicultural Festival di Goldcoast.

Dengan padatnya jadwal serta aktivitas, tentunya mereka tidak akan berhenti mempromosikan budaya Indonesia. Dan tentunya ada harapan dari mereka agar pariwisata Indonesian akan terangkat, dan pariwisata kita akan dikenal masyarakat Internasional melalui pertunjukan tarian-tarian dan musik daerah dari Indonesia.

Diharapkan dengan berkumpulnya para penggiat Budaya Nusantara dalam komunitas ini, bisa saling membantu dan saling mendukung berdasarkan keahlian para anggota, untuk kepentingan bersama. Juga, besar harapan bahwa nantinya pelaksanaan kegiatan budaya Nusantara Indonesia di Australia dapat lebih mudah dilakukan serta terkordinasi dengan lebih solid.

Salam Budaya.

Advertisements