Untaian Kasih Bagi Penderita Kanker oleh ‘Indopeduli’

Perlahan namun pasti, setiap kegiatan kemanusiaan yang diniatkan, pasti akan selalu diberi jalan. Itulah setidaknya apa yamg menjadi dasar pedoman kegiatan “Indopeduli”; sebuah organisasi non-profit di Adelaide, South Australia, yang berfokus kepada kegiatan kemanusiaan.

Sedikit Tentang “Indopeduli”.

Digawangi oleh Ibu Eni Nuraeni, organisasi ini dibentuk di Adelaide, South Australia sekitar tahun 2014. Sampai saat ini, status organisasi ini masih berinduk dibawah naungan AIA chapter SA.

Meskipun boleh terhitung baru, namun kegiatan kemanusiaan yang pernah dilakukan organisasi ini boleh dibilang luar biasa.

Sedikit demi sedikit, dari mulai dibentuk, jumlah anggotanya mulai bertambah. Setiap anggota yang tergabung dalam “Indopeduli” tidak dikenakan biaya apapun, mereka hanya memfokuskan pada kegiatan membantu sesama yang sedang membutuhkan pertolongan, dan semuanya boleh dibilang sukarela dalam melaksanakan kegiatan dalam organisasi ini.

Jenis Kegiatan.

Salah satu kegiatan kemanusiaan uang dilakukan oleh organisasi ini diantaranya bantuan kemanusiaan bagi para pasien anak yang khusus didatangkan dari Indonesia untuk dirawat di Rumah Sakit “Women & Children Hospital” di Adelaide, South Australia. Sebagian besar pasien dari Indonesia yang dirawat disini adalah pasien dengan tingkat perawatan khusus yang semua biayanya dibiayai oleh Pemerintah Australia.

Mbak Eni, demikian panggilan akrab beliau, kerap aktif memprakarsai kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan kemanusiaan di Adelaide, dan dibantu oleh rekan WNI lainnya. Beberapa anggota atau rekan-rekan WNI di Adelaide sering mengunjungi beberapa pasien Indonesia yang dirawat di Rumah Sakit ini.

Dalam kegiatan ini khususnya, “Indopeduli” berperan dalam memberikan informasi kepada para WNI yang bermukim di Adelaide mengenai situasi dan kondisi pasien, serta bantuan moral, spiritual atau sumbangan makanan atau barang melalui informasi yang diberikan melalui para anggotanya secara berkala.

Contoh kegiatan lainnya adalah penggalangan dana bagi korban longsor di Jawa tengah, yang penggalangan dananya dilakukan melalui penjualan barang di “Sunday Market”, Brighton, Adelaide, South Australia.

Penggalangan dana bagi Korban longsor. Lokasi: Brighton Sunday Market.

Big Morning Tea.

Khusus untuk kerjasama dengan pemerintah Australia, “IndoPeduli” baru saja melakukan sebuah event penggalangan dana bagi penderita kanker di South Australia.

Acara yang bertajuk “Big Morning Tea”, merupakan acara penggalangan dana bagin penderita kanker di Australia. Bekerjasama dengan “Cancer Council of SA”, dan bertempat di Pembroke High School pada tanggal 21 Mei 2017, kegiatan ini berjalan sangat sukses.

Didukung oleh para anggotanya yang umumnya merupakan para penggiat kemanusiaan, seperti Ibu Rinrin Dimyati, Ibu Tami Subawiguna, Patricia Wreksoatmodjo, ibu Ninin Davis, ibu Martina Tobing, Ibu Marina Arief, ibu Ivonne Don Andrew, dan anggota AIA SA pada umumnya, acara ini berlangsung meriah. Termasuk didalamnya terdapat suguhan pertunjukan menarik dari para volunteer yang hadir pada saat itu, diantaranya group musik “Rythmnesia”, dan group Rebana “El Musafeer”.

Acara tersebut mendapat sambutan hangat dari para pengunjung yang hadir. Beberapa item yang dilelang berhasil dijual yang seluruh dananya akan disumbangkan.

Sebagian partisipan acara penggalangan dana bagi penderita kanker diAustralia.

Para koordinator.yang hadir pada saat itu terlihat kompak dan solid. Beberapa volunteers terlihat memberikan bentuk sumbangan yang unik dan bermanfaat seperti “Massage Centre” yang diprakrsai oleh Ibu Rada korda dkk., foto ‘booth’ yang dikoordinir oleh Ibu Eeng, hiburan musik yang disuguhkan oleh “Rythmnesia” dan group rebana “El Musafeer”, stand “Tupperware” yang disediakan oleh Ibu ‘komang’ Diana Susyana, hingga ‘gold coin donation’ untuk setiap makanan sumbangan partisipan yang dijual, dimana makanan umumnya disediakannoleh rekan-rekan dari AIA chapter South Australia.

Untuk sesi acara di event ini, dikoordinir Juliana Christina, yang kebetulan merupakan ‘researcher’ di bidang kanker dari Flinders University. Dalam sesi quiz dan Mc, Juliana dibantu oleh Ella Marsella dan William Manurung, yang keduanya merupakan mahasiswa S2 di Adelaide yang tergabung dalam organisasi mahasiswa Indonesia Adelaide yang bernama “PPIA SA”.

Alhasil, seluruh sumbangan yang terkumpul cukup besar, dan semuanya akan disumbangkan kepada penderita kanker, yang pendistribusiannya dilakukan seluruhnya organisasi “Cancer Council SA”.

Tidak hanya di Australia, penggalangan dana yang dilakukan organisasi ini juga bisa didistribusikan bagi siapapun yang membutuhkan pertolongan di Indonesia.

Untuk info kegiatan lebih lanjut, anda bisa mengunjungi atau bergabung di group FB “indopeduli”.

— Salam Kemanusiaan —

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s