Cassanova, “Semuanya Untuk Dia”

image

Mungkin masih banyak yang tidak tahu akan sekumpulan anak muda kreatif, berintuisi tajam dan berbakat dalam musik ini. Ican (Drums), Gin Gin (Gitar), Erik (Gitar), Nanay (Bass) dan Iday (Keyboard) berkumpul karena hubungan mereka dalam arti persahabatan dan hobi yang sama. Lama bermusik, akhirnya pada tahun 2007 mereka bersepakat untuk membuat karya sendiri sebagai bentuk apresiasi musik mereka.

Dalam album perdana merek yamg bertajuk “Mengejar”, lagu mereka tergambarkan sebuah aliran musik yang dinamis, mudah dicerna dan cenderung progresif dalam pengolahan chords, membuat grup ini lain daripada yang lain. Pemilihan sound gitar yang ‘vintage’, ‘delayish’ dan atmospheric, membawa kita seakan berada di dimensi lain yang menggambarkan emosi lagu.

Dalam Album perdana, dihasilkan 3 hits yang menjadi andalan mereka:
1. Mengejar.
2. Jika Saja Bisa.
3. Seperti Hantu.

Casanova – Mengejar

Syahdu dan elegan, cocok menggambarkan karakter musik mereka. Tidak cengeng namun melankolis adalah ciri mereka. Sebuah grup yang tergolong sulit ditemukan sekarang ini.

Awalnya, grup ini belum memiliki vokalis untuk menyuarakan’ lagu lagu mereka. Sambil menunggu menemukan vokalis yang cocok, akhirnya mereka memutuskan untuk mengirim sample lagu mereka dengan menggunakan sample vokal Iday untuk sementara, ke sebuah beberapa Major Label Company. Uniknya, beberapa Major Label yang menerima kiriman sample, menyukai karakter vokal saang Kibordis, dan menyarankan agar Iday yang menggawangi posisi vokal di Casanova.

Akhirnya, dipilihlah EMI sebagai naungan label mereka, dan Iday mengisi posisi Vokal. Proses taking/rekaman Album perdana dilakukan disebuah studio di kawasan Jl. Burangrang, Bandung, Jawa Barat, Indonesia.

image

Selama proses rekaman, Ican (Drum), menggarap sebagian komposisi drum looping dan sounding. Proses rekaman album pertama memakan waktu sekitar 3 bulan. Sementara Erick, Gin Gin dan Nanay menggarap dan mengimprovisasi sound dan aransemen instrumen msing-masing. Sedangkan dalam pengolahan teknik vokalisasi, Iday dibantu oleh pelatih vokal Dorry Chalmas.

Berikut lagu Hits mereka lainnya:

Cassanova – Seperti Hantu

Cassanova – Jika Saja Bisa

Dalam sejarah perjalanan karir mereka, terjadi perubahan formasi dalam grup, dimana Iday meninggalkan posisi vokal dan digantikan oleh Dimas.

Dalam album kedua mereka, terlihat perubahan signifikan dalam segi aransemen musik, dan proporsi chord yang cenderung berirama ‘Melayu’, melankolis serta mudah dicerna.

image

Situasi pasar musik Indonesia saat itu yang cenderung kekanak-kanakan’, karena masyarakat kita umumnya belum memiliki identitas dalam selera musik pada umumnya, membuat musik mereka agak sulit untuk tumbuh dalam sudut pandang komersialitas.
Ditambah buruknya pelaku industri musik yang sangat kapitalis, membuat para petinggi musik tanah air mudah untuk berembuk’ dalam menentukan trend musik yang akan dijadikan patokan di tanah air untuk waktu yang akan datang.

Namun demikian, kehadiran mereka dalam blantika musik Tanah air telah memberikan warna dan corak tersendiri dalam sejarah permusikan Indonesia.

Dan Berikut video versi TNI yang sempat beredar dikalangan netizen:

Cassanova-Mengejar (Versi TNI)

Diharapkan, nantinya akan muncul ‘Cassanova’ baru yang bisa meramaikan kreatifitas dan memperkaya khasanah musik Indonesia.

Salam Musik Indonesia, dan tetap berkarya, Sobat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s