Mendapat Hadiah ‘Jin Pendamping’ (Bagian 1)

Percaya atau tidak percaya, hal ini pernah terjadi kepada diri saya. Perkenalkan sebut saja nama saya ‘Aventador’. Saya adalah seorang manusia yang idealnya banyak melakukan hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan manusia sehari-hari; belajar, bekerja di Amerika Serikat, bermain musik, hingga belajar memperdalam agama serta berbagai kebudayaan. Saya termasuk tipe orang yang kurang percaya kepada hal-hal yang berbau ‘mistis’. Bukan apa-apa, hal ini disebabkan oleh  faktor lingkungan tempat saya tumbuh dan berkembang, dimana saya selalu bergelut dengan kegiatan saya yang serba modern dan berkaitan dengan logika.

Namun sebagai umat muslim, hal itu tidak membuat saya menjadi ‘sompral’ atau ‘melawan’ hal-hal yang berbau mistis, apalagi terhadap akidah-akidah yang telah Nabi Muhammad SAW ajarkan kepada umatnya, diantaranya bahwa sebagai umat islam, kita harus memegang teguh ‘Rukun Iman’, yaitu diantaranya iman kepada ‘Ghaib’. Inilah yang tetap akan menjadi pegangan dalam hidup saya sampai akhir hidup saya nanti.
Salah satu kejadian paling menarik dalam perjalanan spriritual saya adalah ketika saya mulai berkenalan dengan hal-hal yang berbau mistis secara tidak disengaja. Hal itu bermula ketika saya berkenalan dengan seorang teman saya yang bernama ‘Enzo’. Kebetulan ia dikenalkan oleh teman saya yang bernama ‘Spyder’, dan kami memiliki umur yang relatif sama, hobby yang sama, sampai latar belakang asmara yang sama sehingga dapat dikatakan hubungan pertemanan kami sangat akrab hingga seperti saudara. ‘Enzo’ merupakan tipikal orang yang bersahaja, mudah bergaul, humoris dan bijaksana, sehingga mudahlah bagi saya untuk dekat dengan keluarga dan kerabatnya.

Awalnya kami berteman hanya sebatas membicarakan hal-hal seputar anak muda, meskipun ‘spyder’ telah memberitahu saya bahwa ‘enzo’ ini memiliki kemampuan indera keenam yang mampu menerawang isi hati seseorang. Saya tidak menghiraukan semua perkataan teman lama saya ini, maklum, dalam pandangan saya, dunia mistis agak sedikit tidak masuk akal bila melihat proses dan hukum bagi yang melakukan hal seperti itu. Namun demi menghormati etika dalam pergaulan, saya sengaja tidak ingin sengaja melecehkan ataupun menghina kemampuan ‘enzo’ tersebut.
Singkat kata, kami semua telah akrab seperti layaknya sahabat bahkan saudara, dan saya pun telah terbiasa dengan tingkah polah ‘enzo’ yang kadang lucu dan kadang menyeramkan bila sudah berkaitan dengan dunia mistis, contohnya tatkala dia sering melakukan ‘terawang alam ghaib’ kepada saya dan teman-teman saya, dimana dia mampu menebak isi hati saya, melihat kemungkinan buruk/baik yang akan terjadi bila saya melakukan sesuatu. Sebagai anak muda yang penuh dinamika dan rasa ingin tahu yang sangat tinggi akan sesuatu, tentulah saya sedikit ‘tergerak’ oleh rasa penasaran akan fenomena gaib tersebut.

Bagi saya, semua informasi yang telah diberikan oleh ‘enzo’ tentang diri saya dan masa depan saya, saya anggap sebagai ‘hal iseng’ semata, tanpa mempercayai secara berlebihan makna dibalik semua itu, karena bagaimanapun juga saya sebagai umat muslim harus selalu bertaffakur dan memohon kepada Allah SWT. Begitu pula ‘enzo’, dia selalu mengingatkan kepada kami, bahwasanya dia bukanlah seorang spesial yang mampu meramalkan masa depan, dan dia pula yang mengingatkan bahwa dia tidak ingin kita semua diperbudak atau ‘mendewakan’ ramalan ataupun kemampuan dia, terserah bagi kita untuk percaya atau tidak.
Sebagai seorang ‘ilmuwan abal-abal*’ (abal-abal* saya gunakan dalam artian bahwa saya sering membaca berbagai literatur tetapi tidak mendalaminya secara ilmiah, -red) saya selalu dilatih berpikir secara logis, jadi kadang sulit bagi saya menjelaskan berbagai fenomena mistis yang dia lakukan meskipun itu nyata, namun sekali lagi, saya meyakini bahwa hal gaib sangatlah sulit dicari jawabannya bila selalu dikaitkan dengan logika, meskipun ada beberapa jawaban logis akan hal itu. Hal gaib sama halnya dengan kita mempercayai adanya Allah SWT, dimana kita bisa meyakini bahwa Dia ada, namun kita tidak bisa melihat keadaanNya. Jadi ada beberapa fenomena mistis yang terjadi dan saya biarkan berlalu tanpa ada jawaban logis.
Banyak kemampuan spiritual ‘Enzo’ yang kadang membuat saya terheran-heran, seperti kemampuan dia untuk mengetahui isi hati seseorang, apakah orang itu sedang riang, sedih atau gundah sekalipun. Bahkan dia mampu membantu kita dalam hal perniagaan, asmara, dan usir-mengusir roh jahat. .Tentu saja saya terheran karena melihat kemampuan dia yang diimbangi dengan usianya yang sangat muda dan hampir tidak bisa dipercaya bila kita melihat penampilannya yang sehari-hari nya berpenampilan seperti layaknya anak muda; celana jeans, kaos oblong, sepatu casual, jauh dari gambaran saya terhadap penampilan seorang paranormal yang selalu berpakaian hitam, memakai sorban, berkumis tebal, bahkan kadang selalu membawa keris. yang mengherankan lagi, entah bagaimana, ternyata dia telah banyak memiliki ‘klien’ yang tersebar hampir diseluruh bagian pulau Jawa, karena saya amati, hampir ada saja setiap hari tamu-tamu yang katanya ‘orang penting’ atau memiliki jabatan strategis selalu datang ke rumahnya untuk ‘berkonsultasi’.

Terus terang, kadang saya geli juga melihat semua tingkah polah orang-orang tersebut yang konon berpendidikan tinggi, tapi masih percaya akan hal-hal seperti itu, tapi ya sudahlah, itu semua urusan masing-masing individu dan saya tidak ingin usil mencampuri kegiatan orang lain. Bagaimanapun saya bukanlah seorang yang berhak untuk mengadili atau menilai buruk/baiknya seseorang, karena saya sadar bahwa saya pun sebagai manusia biasa pasti memiliki kesalahan dan tidak sempurna. Namun satu hal yang menjadi pegangan saya dalam hidup, saya tidak pernah mau menjadi orang ‘Musyrik’, yang artinya saya tidak ingin meyakini apa-apa yang ‘enzo’ ramalkan meskipun kadang itu terjadi, tetapi saya yakinkan dalam hati saya, bahwa apa yang terjadi itu semua adalah takdir dan kehendak Allah SWT semata, dan kita tidak bisa menghindarinya. Memang saya menyadari, banyak orang bijak katakan bahwa letak kebaikan dan kejahatan itu hanya setipis kertas, maka kita harus ekstra hati-hati didalam menyikapi semua hal yang terjadi pada hidup kita, agar kita terhindar dari hal-hal yang bersifat musyrik.
Setelah diamati, ternyata ‘Enzo’ memiliki kemampuan tersebut konon berdasarkan atau berasal dari para gaib yang selalu mendampingi nya, dan konon para gaib tersebut ada yang telah berumur ribuan tahun. Mungkin ada sebagian orang yang menyebut para gaib tersebut adalah jin. Saya tidak mengetahui pasti asal usul bagaimana dia dapat didampingi oleh para gaib tersebut, hanya yang pasti, orang tua nya pernah bercerita sedikit tentang kemampuan ‘enzo’ tersebut, bahwa dia mendapat warisan jin tersebut dari nenek moyang nya secara turun temurun. Masyarakat kita, khususnya orang sunda dan jawa menyebut hal tersebut dengan ‘nitis’ atau ‘titisan’.

Memang, dilihat dari turun temurun silsilah keluarganya, garis keturunan ‘enzo’ banyak yang memiliki kemampuan seperti ‘enzo’. Konon jin atau gaib tertentu akan menitis atau turun pada garis keturunan yang sedarah dan memiliki latar belakang tertentu untuk dapat menerima titisan gaib dari para leluhurnya. Tetapi yang perlu diketahui oleh kita, belum tentu meskipun dia satu darah atau satu garis keturunan, seseorang dapat menerima ‘titisan’ dari nenek moyangnya, karena ada beberapa hal yang harus dimiliki oleh penerima titisan, yang biasanya merupakan faktor bawaan lahiriah.
‘Enzo’ mampu mengaplikasikan dirinya menjadi gaib yang mendampinginya melalui media dirinya sendiri, dimana secara fisik dia akan tetap menjadi ‘enzo’, tetapi isi rohnya bukanlah enzo, melainkan jin yang mendampinginya, sehingga kita bisa berbicara dengan para gaib tersebut seperti kita berbicara dengan manusia biasa, hanya saja jenis suaranya yang berubah, kadang seperti orang tua, nenek-nenek atau suara lain yang kadang membuat saya merinding. Dalam kebiasaan adat sunda, kami biasa menyebutnya sebagai kegiatan ‘nyambat’ Konon, para jin tersebut adalah para tokoh sesepuh yang telah malang melintang di dunia manusia sejak zaman dahulu kala. Tetapi yang saya perhatikan, setiap gaib yang ‘nyambat’ kedalam dirinya, selalu diawali dengan ucapan ‘Assalamualaikum Warrhmatullah Wabarrakatuh’ dan membaca ayat suci Al-Quran, sehingga saya berkesimpulan bahwa para gaib yang mendampingi ‘enzo’ adalah berasal dari golongan muslim. Saya sering berbicara atau mengobrol dengan para jin yang mendampingi ‘enzo’ seperti layaknya berbicara dengan manusia. Banyak hikmah yang saya dapatkan selama saya ‘ngobrol’ dengan para gaib ini, dimana mereka sering menasihati saya akan pentingnya beribadah kepada Allah dan tetap mendirikan shalat, dan selalu mengingat akan hari akhir dan siksa alam kubur.
Seiring dengan berjalannya waktu dari tahun ke tahun, banyak berbagai kejadian fenomena gaib yang saya alami selama kami bergaul dengan ‘enzo’, yang mungkin nanti akan saya coba ‘share’ dengan anda pada ‘blog archive’ lainnya. Akhirnya pada suatu waktu kami sampailah pada kegiatan ziarah ke para makam leluhur. Kenapa kami katakan makam leluhur? karena dalam adat istiadat kami sebagai orang sunda, bahwa kami pada hakekatnya berasal dari nenek moyang yang sama, tanpa bermaksud untuk memilah suku atau ras sedikitpun. Saya menggunakan kata ziarah ini, untuk mengartikan kegiatan saya dalam mengunjungi makam leluhur saya, termasuk makam kakek, nenek, buyut, bahkan teman saya yang telah meninggalkan dunia ini lebih dulu; tujuan nya tidak lain hanya untuk mengingatkan akan tugas dan amalan yang harus kita lakukan selama hidup di dunia ini, sebelum nantinya kita akan kembali menghadap Allah SWT.
Singkat kata, pada suatu waktu di pertengahan tahun 2007, sampailah kami pada kegiatan mengunjungi makam leluhur di daerah Sumedang…

(bersambung)

2 comments

    • ini kejadian nyata mas. percaya atau tidak, semua memang terjadi. namun saya tidak memiliki kemampuan indera ke enam yang mampu melihat hal-hal ghaib.
      wallahu”alam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s